Apakah Anda melakukan hal yang sama hari ini?

8 Nov 2010

kembali lagi di hari senin yang penuh semangat baru karena udah di charge pas weekend ada juga malah keasikan weekend jadi pengen extend weekendnya dan bilang “I hate Monday!”, itulah yang saya lihat pagi ini distatus facebook beberapa kawan saya. Benci atau tyidaknya hari senin, sebenernya tidak terlalu berpengaruh dalam hidup, karena yang lebih penting Apakah Anda melakukan hal yang sama hari ini?Mungkin bagi sebagian orang pertanyaan ini baru tersadar, dan bagi sebagian orang lagi menghindari pertanyaan tersebut. Buat saya sendiri pertanyaannya rada2 di modif jadi “apa yang saya lakukan hari ini supaya tidak sama dengan yang pernah saya lakukan dengan hari -hari kemaren?”

kenapa pertanyaan tersebut menjadi penting?

karena kalau jaawabannya “Ya”, berarti tandanya hidup Anda dalam bahaya :D

Kita masing-masing tentunya punya impian, no matters berapa umur kita sekarang. Tapi biasanya sih makin pendek umur alias makin tua cita-citanya makin kecil… karena kalau kita tanya anak kecil, maka cita-citanya akan banyak.. semakin kita tua maka kita berfikir akan sangat rasional, kelewat rasional sampe orak kanan kita alias daya kreatif kita tidak dioptimalkan untuk menaikan tingkat rasional kita terhadap pencapaian impian.

“Orang yang melakukan hal yang sama dan mengharapkan hasil yang berbeda adalah orang gila” -Albert Einstein-

Dari quote Albert Einstein tersebutlah mengapa orang yang melakukan hal yang sama apalagi setiap hari kemungkinan besar akan tergolong menjadi orang gila. Diluar apapun pekerjaan yang Anda jalankan hari ini, entah Anda karyawan perusahaan, wirausaha, musisi atau bahkan pengangguran seperti saya hehe bila melakukan hal yang sama akan fatal akibatnya. Paling fatal adalah kita akan kehilangan momentum yaitu WAKTU.

Berapa banyak dari kita yang terlalu fokus mengerjakan hal yang sebenarnya kita sudah tau dan sudah kita lakukan sebelumnya? hingga kita lama-kelamaan tersadar seberapa banyak produktivitas yang telah kita peroleh selama ini. Hidup itu sama dengan bisnis tidak berlaku bilangan 1+1+1+1…(saya lupa istilahnya, maklum bukan ahli matematik), kalau digambarkan dalam kurva garisnya lurus horizontal alias stagnan. Kita hidup kenyataannya berlaku bilangan 1×2x3×4x5… kalau dalam kurva digambarkan dengan garis miring dari kiri bawah ke arah kanan atas. Seperti saat kita belajar matematik kelas sekian SD kita belajar mengenai pertambahan maka kelas selanjutnya apakah kita tetap belajarnya pertambahan dengan bilangan lebih besar? kenyataannya kita belajar mengenai perkalian… sama juga dengan pertemanan.. apakah sebenernya teman kita bertambah 1+1+… sebenernya teman kita bertambah karena di kenalin si A, trus si B, trus C.. bukan dari A tambah 1 tambah 1 lagi.. hal inilah mengapa saya ga pernah suka namanya digaji… yah setiap bulan bilangannya nambah tapi juamlahnya sama… kalaupun ada kenaikan gaji setiap tahun apakah nilai kenaikan gaji melebihi angka inflasi pertahun?

Lalu kalau kalau setiap hari mengerjakan hal yang beda berarti tidak konsisten donk atau ga fokus?

kalau Anda masih mengajukan pertanyaan tersebut berarti Anda belum mengerti sepenuhnya atau saya sendiri jelasin kurang detail. Ternyata fokus, konsistensi dan komitmen sendiri tetap berbahaya bila kita selalu memberi perlakuan yang sama. Karena hidup ini kenyataannya selalu berubah, karena manusia sendiri juga selalu berubah. Berapa juta sel yang tumbuh dan mati setiap hari didalam tubuh kita? lau mengapa kita harus berfikir dan melakukan hal yang sama setiap hari?

Saya kasih analogi mengenai pembuat patung.. membuat patung tentunya rada2 mustahil diselesaikan dalam 1 hari. Besok tentu harus dilanjutkan pekerjaannya. Pertanyaannya adalah apakah patung yang dikerjakan sama dengan patung sebelumnya? kalau tidak sama berarti tetap saja dikatakan mengerjakan hal yang berbeda setiap hari. Lalu kalau patung yang dikerjakan sama, memang si pematung tersebut menjadi ahli.. tapi ahli dalam 1 bentuk saja.. sedangkan tema2nnya si pematung tersebut mungkin sudah bisa membuat berbagai macam bentuk patung. Inilah yang membuat saya paling lama bekerja untuk sebuah perusahaan hanya 3 bulan, rata-rata 1 bulan dan semuanya by project not based on salary. Pada saat saya dapat project yang sama mau clientnya beda, saya sudah auto resign karena buat saya pembodohan, uang buat saya menjadi tidak penting saat saya memprioritaskan perkembangan diri saya. Paling lama saya kerja yah di konsultan(sekitar setahun mungkin lebih) karena jelas saya selalu menghadapi kondisi yang berbeda dan berfikir solusi yang berbeda juga, namun karena orang-orang dalam perusahaan sama jadi akhirnya out juga :D

Saya sih khusus hari ini melakukan hal yang sangat beda, 2 jam lagi saya ke bank untuk pertama kali dalam hidup saya take loan untuk modal alat usaha, dengan perhitungan terburuk 3 minggu sudah dapat menutup pembayaran hutang+bunga. Resiko sih memang, dan saya senang dengan tantangan/resiko, toh dari lahir hidup kita susah berkenalan dengan resiko, berapa banyak virus dan penyakit yang mau berkenalan dengan kita saat kita bayi? kenapa sudah dewasa malah seneng cari aman jadi karyawan atau PNS(orang tua saya donk hehe)

Lalu Anda sendiri apa yang Anda kerjakan hari ini?

TODAY, IM DOING SOMETHING WHICH MOST PEOPLE DONT DO

TOMORROW, I WELL GET RESULT WHICH MOST PEOPLE DONT GET -Achmad Iman Firmansyah


TAGS


Comment
  • adadehmautauaja 6 years ago

    most people dont do-nya gw minggu kemaren yah itu… dalam seminggu jatuh ampe 2x hahahaha

    my emotion is my enthuism

  • julie 6 years ago

    jadi pengen tau gw apaan yang most people dont do yang sdg lo lakukan

    elo itu cerdas man tapi penuh dengan emosi
    :p

  • edda 6 years ago

    hahaha btul banget
    saya yg udah umur sgini aja cita2 udh trbang entah kemana

    bangkitkan lg donk Bu.. if theres still have time, theres alwats a chanche :)

-

Author

Follow Me