3 Hari Singkat Penuh Hal (Aneh) Baru

23 Dec 2010

Minggu kemaren saya akhirnya menemukan kontak dengan sahabat lama saya sewaktu kuliah, meskipun kami beda fakultas tapi saat itu hampir tiap hari kita makan siang bareng sampai sering cabut kelas bareng(padahal fakultas sama jadwal aja beda), akhirnya dia berinisiatif mengajak saya ke LeBridge Ancol hari sabtu, minggu kemaren, sekalian temu kangen. Dulu kami bertiga punya sebutan triple I(iman-icha-icha). Akirnya saya plan ke Jakarta, ternyata pas hari rabu malam saya liat di blogdetik ada undangan Marketeer New Wave di Ritz Carlton Pacific Place, akhirnya saya coba tanya ke Mas Win. Akhirnya dengan sangat dadakan tadinya plan ke Jakarta hari sabtu jadinya hari kamis.

Tadinya saya mau bawa motor sekalian mau ngurus mutasi plat sama bayar pajak, tapi melihat situasi dan kondisi serta meminjam istilah sahabat saya buang-buang nyawa, akhirnya saya naik travel sampai Jakarta pukul 16.00 saya langsung menuju kantor detik.com, ini bukan pertama kalinya saya ke kantor detik.com jadi udah ga perlu nanya-nanya, langsung naik lift ketemu Mas Win dan akhirnya banyak topik yang dibahas. Dari mulai soal bisingnya twitter dan Mas Win bilang kalau ternyata cuman di Indonesia aja Twitter dipakai ngobrol. Hingga bahas soal netizen yang bermacam-macam cara kreatifitas untuk menghasilkan uang, sampai yang paling aneh yaitu Hitman System, yaitu seminar khusus pria dewasa yang harganya 3 juta rupiah, materi intinya gimana pria dapat dengan mudah memikat wanita. Sampai di jalan pun menuju Ritz Carlton dan saya waktu itu nebeng mobil detik.com masih sempet bahas mengenai SBY yang intinya mau ngapain terkesan salah dimata rakyat, mau nonton bola-salah,ngomong jogja-salah,konfirmasi-salah,nyanyi-salah,ngomong Gayus-salah :D Mas Win juga sempat menyarankan saya membuat buku seperti rekan-rekan dblogger yang lain.. tapi saya selalu mikir apa nilai ekonomis tulisan saya? Buat rugi orang sih yang pasti semua isi tulisan saya.
Sampai Ritz Carlton yang waktu itu bertepatan dengan pertandingan perdana Indonesia-Philipina, jadi terbayang lah gimana macetnya jalan sekitar Senayan, Sudirman dan teman-temannya tersebut. Sampai venue pun saya, Mas Win, Mas Marwan serta rekan dari detik.com lainnya tidak langsung masuk tapi ngetem dulu 1-2jam didepan pintu ballroom, ada yang makan, ada yang bercengkrama dulu dengan teman yang udah lama gak ketemu(termasuk saya yang ternyata bertemu dengan tetangga saya di bandung-tau gitu gw nebeng ma dia). Masuk dalam ballroom ternyata acara talkshow nya masih pukul 21.00 dimulai. Sebelum acara talkshow offline Provokatif Proactive di mulai ada acara lelang dan sebagainya, tapi ternyata sebagian pengunjung malah berkumpul di booth telkomspeedy, bukan karena ada promo produk, tapi booth telkom speedy 1-1nya yang menayangkan pertandingan Indonesia-Filiphina, termasuk saya dan Mas Win anteng melihat pertandingan dan ikut atsmofir yang pada nonton di booth tersebut, pas sekitar masuk awal babak kedua akhirnya saya ijin ke Mas Win karena mau pindah venue nonton di Bricks Sky Dinning, kebetulan kawan saya waktu itu sms isinya udah kayak lesbi aja mereka berduaan disana.

Tiba di Bricks langsung saya pesan bir, secara selama di Bandung udah lama ga ngebir. Kawan saya ini yang berinisial K dan sahabatnya N(nama di rahasiakan demi privasi). Saya dulu sempat dekat dengan K berawal dari client personal consultant saya dan memang udah pernah ngumpul beberapa kali dengan N, dan kalau udah ngumpul topik pembahasannya tidak jauh dan tidak bukan dari Sex. Yang pasti dua wanita karir ini lebih tua dari saya dan tipikal mostly wanita metropolitan yang independent(yang ini pendapat subjektif saya). Topik awal bahas dari soal 3some, size, multiple orgasme,soal west and east culture and habbit, sampai bagaimana memaintain punya cowo lebih dari 1. Malam itu otak saya sudah lumayan overload di tambah topik bahasan yang berat, mungkin satu-satunya yang buat saya refresh hanya segelas bir, masalahnya duduk disana tidak hanya mendengar mengenai pembicaraan 2 wanita metropolis tapi juga dimintai pendapat mengenai dari sisi pria+N menanyakan hal personal saya,untungnya saya ga perlu jawab karena K tau detail tentang saya dan untungnya reputation saya good (sombong haha) . Selesai pertandingan bola akhirnya kami turun ke lobby, kirain langsung pada pulang ternyata nyangkut dulu di STAR, dasar wanita2, ribet kan nunggu fitting room dulu, dll.

Pas di depan Plaza Semanggi akhirnya saya baru sadar kalau saya tidak tahu mau kemana, tempat tinggal juga ga ada, akhirnya saya call sahabat saya, ternyata dia ada di rumah akhirnya saya meluncur kesana. Berharap dapat tiduran dengan tenang di atas kasur, ternyata teman saya besok(jumat) ada final presentation dan belum dikerjain. Sahabat saya ini kuliah adverteising, jadi jelas lah besok finalnya dia buat iklan sebuah produk dari mulai print-ad sampai TVC(iklan video). Meluncurlah saya dan sahabat saya ke sebuah studio di daerah lapangan ros. Akhirnya kami disana sampai pukul 6 pagi shooting di studio dan disana juga saya melihat alat-alat yang menurut saya aneh dengan harga yang ga kalah aneh. Seperti steady cam, yaitu rompi dengan rangka untuk kamera yang gunanya kalau kita mengambil gambar sembari berjalan terkadang kalau kamera dipegang tangan langsung, kan gambarnya jadi rada-rada goyang nah rompi ini yang membuat jadi stabil, dan ternyata itu alat sewaan yang harga sewanya 800ribu/hari dan kalau beli harganya 7000USD(rupiahin sendiri lah), kalau di tuker rompi anti peluru dapet berapa biji tuh ya? Sisanya paling liat lampu studio, camera dan lensa yang semuanya kelas atas, ga ada yang di bawah 1000USD lah equipmentnya, cuman jadi ga terlalu aneh ketika saya memang sering liat di majalah atau katalog equipment photography.

Selesai shooting balik ke rumah sahabat saya di kemang lalu yang lain memulai proses editing saya langsung tidur aja, teman-teman saya ke kampus, saya bangun pas mereka pada pulang. Pas jumat sore ternyata hujan dan Icha mengajak ketemu di blok m plaza. Saya pikir dari pada saya extend 1 hari agar sabtu bisa ke LeBridge mending saya ketemu malem itu langsung pulang menuju Bandung. Sampai blok m plaza tujuan pertama saya adalah KFC secara saya belum makan seharian dan meskipun gak laper saya paksain lah karena niat malam itu juga saya pulang ke Bandung. Akhirnya ketemu Icha dan temannya, lalu kami menuju lantai 4 dan ternyata sodara-sodara, mereka nyalon dulu -_- dan saya paling anti bau-bau salon apalagi liat capster-capsternya, yaudah lah mending saya ke Gunung Agung. Selesai nyalon ternyata icha yang satu lagi udah ikutan nyalon juga, akhirnya kita makan malam di rice bowl. Yang saya merasa sangat unik dari dua teman saya ini yang bernama icha, mereka berdua ini cewe tomboy amat sangat yang ga pernah pake rok apalagi make up, kalau bicara sama emosi bener-bener kayak cowo aja. Secara tomboy tentunya 2 sahabat saya ini independent banget alias sama sekali ga pernah saya liat kayak cewe kebanyakan yang ada sisi manja, tapi satu sisi 2 sahabat saya ini bener-bener strict and clean, sayang banget sama keluarga, ibadah rajin, sama sekali tidak merokok palagi minum alkohol dan saya akui wajah 2 sahabat saya ini cantik. Cuman cowo juga pasti mikir 2x untuk berani deket karena mukanya pada galak. Untungnya saya gila jadi bisa dekat dengan 2 orang ini. Soalnya biasa cewe tomboy itu yah sorry to say secara fisik ce juga alakadarnya+semua yang dilakukan cowo kebanyakan yah dilakukan juga, sepeti rokok+alkohol,dsb. Makannya kalau saya jalan sama mereka berdua otomatis jadi manusia baik hehe

Pukul 20.30 akhirnya saya menuju Bandung dan sampai Bandung sekitar 00.00 dan saya akhirnya jalan kaki dari suropati ke antapani, sektar 5km kali yah, tapi saya berasa di luar negeri aja, jalan jauh ga keringetan, secara dingin juga soalnya. Hari sabtu saya istirhat total, paling malemnya teman saya yang calon dokter dateng ke rumah dan akhirnya membahas soal management rumah sakit dan sistem kesehatan di Indonesia, seperti biasa lah saat saya dimintai pendapat saya menjelaskan dari sisi bisnis dan human resources. Dimana menurut saya rumah sakit, baik swasta maupun pemerintah harusnya jajaran direktur dipimpin oleh orang manajemen bukan dari dokter dan harusnya pemerintah menerapkan bahkan mewajibkan asuransi kesehatan dimana pemerintah sendiri tidak perlu lagi menanggung biaya kesehatan karena semuanya urusan lembaga keuangan asuransi, dan kita tau asuransi juga ga pernah rugi karena uang yang ada kan diinvestasikan kembali bila tidak ada klaim, dan ternyata pemikiran saya ini di amini oleh teman saya(hah jadi gak seru nih topik pembicaraannya).

Nah hari minggu pagi, seperti biasa niat car free day di dago dari pertama kali saya pindah ke bandung tetap tidak terlaksana, yaudah saya iseng buka indonesian adult forum S***M*****.net ternyata hari minggu ada gathering untuk regional bandung di BIP. Tanpa pikir panjang saya membatalkan janji dengan teman saya yang anak FK Unpad, tadinya janjian mau moles motor bareng. Mandi, makan siang, pukul 13.00 saya meluncur ke BIP. Saya sendiri tidak terlalu aktif di forum tersebut tapi di forum yang lainnya emang aktif. Dan kenapa saya tidak pikir panjang untuk hadir acara gathering karena selama ini gathering/kopi darat member forum2 adult biasa yah di tempat2 adult, sehingga saya urung ikut karena udah kebayang saya mau ngapain disana. Sedangkan ini gatheringnya di tempat normal. Walaupun tidak ada yang saya kenal di forum tersebut saya coba aja tanya kepada kumpulan orang di starbucks BIP apakah ini gathering forum SM, ternyata benar. Acara hari itu starbucks, lunch di kfc mredeka, karaoke dan billiard di groovy merdeka. Yang buat saya awal-awalnya rada akward alias canggung adalah ada 2 member perempuan which Is mereka buka lapak di forum tersebut dan saya udah hapal poto naked dia karena mau ga mau liat saking banyaknya poto dia yang dia capture dan upload sendiri. Untungnya saya sendiri sudah tidak aneh-aneh amat liat wanita bugil,secara dulu punya mantan model(*sombong) yang kalau lagi fashion show ganti baju yah cuek aja. Dan yang tidak kalah menariknya adalah obrolan yang dibahas selama gathering justru bukan yang bersifat XXX tapi justru lebih menyentuh obrolan yang sifatnya pola pandang orang terhadap pramunikmat(ini kata yang digunakan guru bhs. Indonesia saya untuk PSK) dan tentunya sisi-sisi lucu dunia underground.

Yah lumayan lah setelah hampir 1 bulan saya total tidak keluar rumah dan 3 hari di luar rumah terus banyak hal yang saya dapat dan jadi bahan pemikiran dan pembelajaran yang berharga. Jadi makin banyak lagi lah bahan-bahan tulisan saya kedepan. Maaf deh kalau pembaca merasa tidak ada hikmah yang bisa di ambil dari tulisan saya(lagi siapa juga yang suruh baca tulisan ini).


Sometimes we need go outside to feel what happen around us, but sometimes we need stay inside to look wider and think deeper about what we feel. Achmad Iman Firmansyah


TAGS


Comment
-

Author

Follow Me